“Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu
shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri
tidak mau bangun, ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah SWT. juga merahmati
seorang perempuan yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun
membangunkan suaminya. Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air
ke wajahnya.” (Riwayat An Nasa’i. Hadits senada juga diriwayatkan Abu Dawud dan
Tirmidzi)







